:format(webp)/article/GmsVu-V_N4tzs5IOxbmdZ/original/045839100_1559037877-Mengenal-Penyakit-Autoimun-Multiple-Sclerosis-By-BlueRingMedia-Shutterstock.jpg)
Apa Itu Multiple Sclerosis- Sklerosis multipel atau multiple sclerosis adalah kondisi medis yang dapat memengaruhi kerja dari sistem saraf pusat, seperti otak dan sumsum tulang belakang. Multiple sclerosis diduga disebabkan oleh kondisi autoimun, artinya penyakit ini terjadi karena sistem imun tubuh secara keliru menyerang lapisan lemak yang melindungi serabut saraf.
Apa Itu Multiple Sclerosis- Multiple sclerosis merupakan kondisi medis yang perlu diwaspadai. Sebab, apabila tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya kerusakan sistem saraf permanen hingga kelumpuhan.
Jenis Multiple Sclerosis
Apa Itu Multiple Sclerosis- Multiple sclerosis dapat diklasifikasikan menjadi empat jenis, yaitu relapsing-remitting multiple sclerosis, primary-progressive multiple sclerosis, secondary-progressive multiple sclerosis, dan progressive-relapsing multiple sclerosis. Berikut masing-masing penjelasannya.
- Relapsing-remitting multiple sclerosis: Jenis multiple sclerosis yang dapat menimbulkan gejala secara tiba-tiba dan menghilang dengan sendirinya. Kondisi ini bersifat kambuhan atau dapat terjadi berulang kali.
- Secondary-progressive multiple sclerosis: Tipe multiple sclerosis yang terjadi setelah penderitanya mengalami relapsing-remitting selama beberapa tahun. Kondisi ini biasanya menimbulkan gejala yang bertahan lebih lama dengan perburukan fungsi neurologis.
- Primary-progressive multiple sclerosis: Jenis multiple sclerosis ini dapat menimbulkan gejala yang akan memburuk seiring dengan berjalannya waktu dengan tingkat keparahan dan masa kambuh yang beragam.
- Progressive-relapsing multiple sclerosis: Gejala dari tipe multiple sclerosis ini dapat muncul secara perlahan. Namun, seiring berjalannya waktu, gejala tersebut dapat memburuk dengan cepat.
Penyebab Multiple Sclerosis
Apa Itu Multiple Sclerosis- Multiple sclerosis dapat terjadi ketika sistem imun tubuh secara keliru menyerang dan menghancurkan lapisan lemak yang melindungi serabut saraf pada otak dan sumsum tulang belakang (kondisi autoimun).
Masih belum diketahui apa faktor yang menyebabkan sistem imun dengan keliru menyerang lapisan pelindung serabut saraf tersebut. Namun, sejumlah kondisi yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami multiple sclerosis adalah sebagai berikut:
- Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit autoimun.
- Berusia di antara 16–55 tahun.
- Wanita lebih berisiko terkena jenis relapsing-remitting multiple sclerosis dibandingkan pria.
- Kebiasaan merokok.
- Infeksi virus, seperti virus Epstein-Barr.
- Kekurangan vitamin D.
- Mengidap penyakit tiroid, diabetes tipe 1, atau radang usus.
- Obesitas, terutama pada anak perempuan dengan obesitas.
- Kelainan genetik.
Gejala Multiple Sclerosis
Apa Itu Multiple Sclerosis- Gejala multiple sclerosis cenderung beragam tergantung pada lokasi saraf yang terdampak. Namun, sejumlah gejala umum dari multiple sclerosis adalah sebagai berikut:
- Lemah atau mati rasa pada bagian tubuh tertentu.
- Kesulitan berjalan dan menjaga keseimbangan tubuh.
- Tremor.
- Sensasi seperti tersengat listrik saat menggerakkan leher.
- Gangguan penglihatan, seperti pandangan menjadi kabur, penglihatan ganda, atau terasa nyeri saat menggerakkan mata.
- Kesulitan berbicara.
- Lemas.
- Gangguan kandung kemih, usus, atau organ reproduksi.
- Gangguan mood.
- Gangguan fungsi kognitif.
Komplikasi Multiple Sclerosis
Apabila tidak ditangani dengan tepat dan segera, multiple sclerosis berisiko menimbulkan sejumlah komplikasi, seperti:
- Kekakuan atau spasme otot.
- Deep vein thrombosis.
- Epilepsi.
- Kerusakan saraf permanen.
- Depresi akibat penurunan kualitas hidup.
- Gangguan fungsi seksual.
- Kelumpuhan atau kelemahan tubuh yang parah, terutama di kaki.
Diagnosis Multiple Sclerosis
Diagnosis multiple sclerosis biasanya akan melibatkan beberapa prosedur pemeriksaan, di antaranya adalah:
- Wawancara medis atau anamnesis dengan pasien untuk mengetahui keluhan, riwayat penyakit, dan riwayat keluarga.
- Pemeriksaan fisik.
- Tes darah.
- Lumbal pungsi, yaitu prosedur pemeriksaan dengan mengambil sampel cairan serebrospinal untuk memeriksa kelainan pada otak dan sumsum tulang belakang.
- Evoked potential test untuk memeriksa sinyal listrik dari sistem saraf saat menerima rangsangan.
- MRI (Magnetic Resonance Imaging) otak dan sumsum tulang belakang.
Pengobatan Multiple Sclerosis
Hingga saat ini, belum diketahui metode pengobatan yang dapat secara total menyembuhkan multiple sclerosis. Pengobatan multiple sclerosis hanya bertujuan untuk mengendalikan gejala, mengurangi kekambuhan, serta memperlambat perkembangan penyakit. Adapun beberapa tindakan atau pengobatan medis yang umum dilakukan untuk menangani multiple sclerosis adalah:
- Meresepkan obat kortikosteroid untuk mengurangi peradangan pada saraf.
- Meresepkan obat pelemas otot untuk mengurangi kaku otot.
- Fisioterapi untuk meminimalkan keterbatasan fisik dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
- Plasmapheresis (pertukaran plasma) untuk membuang plasma darah lalu menggantinya dengan albumin dan digabungkan dengan sel-sel darah.
- Menyarankan pasien untuk menjalani pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, dan mengelola stres sebaik mungkin.
Pencegahan Multiple Sclerosis
Pada dasarnya, multiple sclerosis adalah kondisi yang sulit dicegah. Namun, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meminimalkan risiko seseorang mengalami multiple sclerosis, yaitu:
Tidak merokok.
Mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang, terutama makanan yang mengandung vitamin D tinggi.
Memeriksakan diri ke dokter secara rutin apabila mengidap penyakit yang dapat meningkatkan risiko multiple sclerosis.
Berjemur di bawah sinar matahari pagi selama 10 menit setiap harinya.
Jika Kamu ingin berkonsultasi bisa langsung konsultasi ke Dokter Spesialis Saraf di RS. BHAYANGKARA TK.III BANJARMASIN
Berikut daftar Dokternya:
- dr. Meilda Sartika Dewi, Sp. S
- dr. Margareta, Sp. S
Sumber:
https://www.siloamhospitals.com/en/informasi-siloam/artikel/apa-itu-multiple-sclerosis
Baca juga postingan kami yang lain :



