{"id":4437,"date":"2024-03-28T01:39:35","date_gmt":"2024-03-28T01:39:35","guid":{"rendered":"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/?p=4437"},"modified":"2024-03-28T01:39:41","modified_gmt":"2024-03-28T01:39:41","slug":"segera-periksa-kadar-gula","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/2024\/03\/28\/segera-periksa-kadar-gula\/","title":{"rendered":"Pentingnya Pemeriksaan Kadar Gula Bagai Kesehatan"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/download.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4439\" width=\"600\" height=\"440\"\/><\/figure>\n\n\n<h2 style=\"text-align: left;\"><strong>Apa itu Pemeriksaan Gula Darah Sewaktu<\/strong><\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/\"><strong>Segera Periksa Kadar Gula<\/strong><\/a>\u00a0&#8211; Pemeriksaan gula darah sewaktu adalah pemeriksaan gula darah yang dapat dilakukan kapan saja tanpa perlu berpuasa terlebih dahulu. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan untuk menilai kadar gula pada pasien diabetes atau pasien yang mengalami penurunan kesadaran. Pemeriksaan kadar gula darah sewaktu terutama dilakukan pada pasien\u00a0diabetes\u00a0sebagai evaluasi harian terhadap terapi dan sebelum penyuntikkan insulin. Selain untuk pasien diabetes, pemeriksaan ini juga dilakukan pada pasien yang dicurigai mengalami\u00a0hipoglikemia\u00a0atau\u00a0hiperglikemia.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<h3><strong>Tujuan dan Indikasi Pemeriksaan Gula Darah Sewaktu<\/strong><\/h3>\n<p>Pemeriksaan ini bertujuan untuk menilai kadar gula darah seseorang. Pemeriksaan gula darah sewaktu juga bisa dilakukan untuk mendeteksi penyakit diabetes, serta untuk memantau pengobatan bagi pasien diabetes.<\/p>\n<p>Selain pada penderita diabetes\u00a0tipe 1\u00a0ataupun\u00a0tipe 2, pemeriksaan gula darah sewaktu juga diperlukan pada seseorang dengan kondisi, seperti:<\/p>\n<ul>\n<li>Hamil<\/li>\n<li>Peningkatan berat badan<\/li>\n<li>Peningkatan frekuensi berkemih terutama di malam hari<\/li>\n<li>Luka yang lama sembuh<\/li>\n<li>Penurunan kemampuan penglihatan<\/li>\n<li>Penurunan kesadaran<\/li>\n<li>Pingsan<\/li>\n<li>Kejang<\/li>\n<\/ul>\n<p>\u00a0<\/p>\n<h3><strong>Prosedur Pemeriksaan Gula Darah Sewaktu<\/strong><\/h3>\n<p>Langkah-langkah pelaksanaan pemeriksaan gula darah sewaktu yang dilakukan oleh dokter, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Mencuci tangan hingga bersih dan mengenakan sarung tangan medis<\/li>\n<li>Menyalakan alat glukometer dan memasukkan strip pengujian ke dalamnya<\/li>\n<li>Memasang jarum steril ke dalam alat penusuk bernama\u00a0<em>lancet pen<\/em><\/li>\n<li>Memilih jari yang hendak ditusuk<\/li>\n<li>Membersihkan ujung jari dengan kapas beralkohol dan membiarkannya beberapa saat<\/li>\n<li>Memijat-mijat jari pasien agar darah terkumpul di ujung jari, lalu menusuk jari pasien dengan\u00a0<em>lancet pen<\/em><\/li>\n<li>Meneteskan darah yang keluar dari jari ke strip yang terpasang pada glukometer<\/li>\n<li>Menekan jari yg ditusuk dengan kapas beralkohol agar perdarahan dapat berhenti<\/li>\n<\/ul>\n<p>Hasil analisis glukosa akan keluar di alat glukometer dalam waktu beberapa detik<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<h3><strong>Kadar Gula Darah Normal Menurut Usia<\/strong><\/h3>\n<p>Kadar glukosa darah adalah jumlah glukosa yang seseorang miliki dalam aliran darahnya pada waktu tertentu. Seseorang yang memiliki kadar gula darah tinggi atau rendah bisa mengindikasikan terjadinya masalah kesehatan, dan mungkin membutuhkan perawatan medis.\u00a0<\/p>\n<p>Itulah sebabnya mengapa perlu tahu\u00a0kadar gula darah\u00a0normal serta batas gula darah maksimal menurut usia. Jika terjadi peningkatan atau penurunan, tindakan yang tepat bisa segera kamu lakukan.<\/p>\n<p>Kadar glukosa darah yang normal dapat kamu ukur saat berpuasa, makan, atau setelah makan. Untuk kadar glukosa darah normal pada orang dewasa sehat yang tidak makan kurang lebih 8 jam adalah kurang dari 100 mg\/dL. Sementara itu, kadar glukosa darah normal pada objek yang sama dua jam setelah makan adalah 90 hingga 100 mg\/dL.<\/p>\n<p><span style=\"color: #ffffff;\"><strong>Segera Periksa Kadar Gula<\/strong><\/span><\/p>\n<p>Sumber :<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/ketahui-apa-itu-pemeriksaan-gula-darah-sewaktu\">https:\/\/www.alodokter.com\/ketahui-apa-itu-pemeriksaan-gula-darah-sewaktu<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/berapa-kadar-gula-darah-normal-pada-tubuh\">https:\/\/www.alodokter.com\/berapa-kadar-gula-darah-normal-pada-tubuh<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/ini-kadar-gula-darah-yang-normal-dalam-tubuh-berdasarkan-usia\">https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/ini-kadar-gula-darah-yang-normal-dalam-tubuh-berdasarkan-usia<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu Pemeriksaan Gula Darah Sewaktu Segera Periksa Kadar Gula\u00a0&#8211; Pemeriksaan gula darah sewaktu adalah pemeriksaan gula darah yang dapat dilakukan kapan saja tanpa perlu berpuasa terlebih dahulu. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan untuk menilai kadar gula pada pasien diabetes atau pasien yang mengalami penurunan kesadaran. Pemeriksaan kadar gula darah sewaktu terutama dilakukan pada pasien\u00a0diabetes\u00a0sebagai evaluasi &#8230;.&nbsp;&nbsp;<a class=\" default\" href=\"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/2024\/03\/28\/segera-periksa-kadar-gula\/\">Read More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[13,6,45],"tags":[76,77,3,78,55,73],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4437"}],"collection":[{"href":"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4437"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4437\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4437"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4437"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4437"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}