{"id":4361,"date":"2024-03-20T03:02:39","date_gmt":"2024-03-20T03:02:39","guid":{"rendered":"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/?p=4361"},"modified":"2024-03-20T03:02:39","modified_gmt":"2024-03-20T03:02:39","slug":"leukimia-penyakit-kanker-darah-yang-mematikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/2024\/03\/20\/leukimia-penyakit-kanker-darah-yang-mematikan\/","title":{"rendered":"Leukimia, Penyakit Kanker Darah yang Mematikan"},"content":{"rendered":"<h2><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/www.telegraph.co.uk\/content\/dam\/health-fitness\/2019\/11\/01\/TELEMMGLPICT000214782091_trans_NvBQzQNjv4BqqVzuuqpFlyLIwiB6NTmJwfSVWeZ_vEN7c6bHu2jJnT8.jpeg\" alt=\"Leukimia pada Anak: Ketahui Penyebab, Gejala, dan Penanganannya\" width=\"600\" height=\"440\" \/><\/h2>\n<h2>Apa<strong> Itu <\/strong><strong>Leukemia<\/strong><\/h2>\n<p>Leukemia adalah kanker darah akibat tubuh terlalu banyak memproduksi sel darah putih abnormal. Leukemia dapat terjadi pada orang dewasa dan anak-anak.<\/p>\n<p>Sel darah putih merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh yang diproduksi di dalam sumsum tulang. Ketika fungsi sumsum tulang terganggu, maka sel darah putih yang dihasilkan akan mengalami perubahan dan tidak lagi menjalani perannya secara efektif.<\/p>\n<p>Leukemia sering kali sulit terdeteksi karena gejalanya menyerupai gejala penyakit lain. Oleh sebab itu, pemeriksaan sejak dini perlu dilakukan agar leukemia dapat cepat ditangani.<\/p>\n<h2><strong>Jenis Leukemia<\/strong><\/h2>\n<p>Leukemia dapat bersifat kronis atau akut. Pada leukemia kronis, kanker berkembang perlahan dengan gejala awal yang biasanya ringan. Sementara pada leukemia akut, perkembangan sel kanker terjadi sangat cepat dan gejalanya bisa memburuk dalam waktu singkat. Leukemia akut lebih berbahaya daripada leukemia kronis.<\/p>\n<p>Berdasarkan jenis sel darah putih yang terlibat, leukemia terbagi menjadi empat jenis utama, yaitu:<\/p>\n<h3><strong>Leukemia limfoblastik akut<\/strong><\/h3>\n<p><em>Acute lymphoblastic leukemia<\/em>\u00a0(ALL) atau\u00a0leukemia limfoblastik akut\u00a0terjadi ketika sumsum tulang terlalu banyak memproduksi sel darah putih jenis limfosit yang belum matang (limfoblas).<\/p>\n<h3><strong>Leukemia limfositik kronis<\/strong><\/h3>\n<p><em>Chronic lymphocytic leukemia<\/em>\u00a0(CLL) atau\u00a0leukemia limfositik kronis\u00a0terjadi ketika sumsum tulang terlalu banyak memproduksi limfosit yang tidak normal dan secara perlahan menyebabkan kanker.<\/p>\n<h3><strong>Leukemia mieloblastik akut<\/strong><\/h3>\n<p><em>Acute myeloblastic leukemia<\/em>\u00a0(AML) atau\u00a0leukemia mieloblastik akut\u00a0terjadi ketika sumsum tulang terlalu banyak memproduksi sel mieloid yang tidak matang atau mieloblas.<\/p>\n<h3><strong>Leukemia mielositik kronis<\/strong><\/h3>\n<p><em>Chronic myelocytic leukemia<\/em>\u00a0(CML) atau leukemia mielositik kronis terjadi ketika sumsum tulang tidak mampu memproduksi sel mieloid yang matang.<\/p>\n<p>Selain keempat jenis leukemia di atas, ada beberapa jenis leukemia lain yang jarang terjadi, di antaranya:<\/p>\n<ul>\n<li>Leukemia sel rambut (<em>hairy cell leukemia<\/em>)<\/li>\n<li>Leukemia mielomonositik kronis (<em>chronic myelomonocytic leukemia<\/em>)<\/li>\n<li>Leukemia promielositik akut (<em>promyelocytic acute leukemia<\/em>)<\/li>\n<li>Leukemia limfositik granular besar (<em>large granular lymphocytic leukemia<\/em>)<\/li>\n<li><em>Juvenile myelomonocytic leukemia<\/em>, yaitu jenis leukemia mielomonositik yang menyerang anak usia di bawah 6 tahun.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Penyebab Leukemia<\/strong><\/h2>\n<p>Leukemia disebabkan oleh kelainan pada sel darah putih yang membuatnya tumbuh secara tidak terkendali. Belum diketahui secara pasti mengapa hal tersebut terjadi, tetapi ada beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko terkena leukemia, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Memiliki anggota keluarga yang pernah menderita leukemia<\/li>\n<li>Menderita kelainan genetika, seperti\u00a0<em>Down Syndrome<\/em><\/li>\n<li>Menderita kelainan darah, seperti\u00a0sindrom mielodisplasia<\/li>\n<li>Memiliki kebiasaan merokok<\/li>\n<li>Pernah menjalani pengobatan kanker dengan kemoterapi atau\u00a0radioterapi<\/li>\n<li>Bekerja di lingkungan yang terpapar bahan kimia, seperti benzena<\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Gejala Leukemia<\/strong><\/h2>\n<p>Pada awalnya, leukemia sering kali tidak menimbulkan tanda-tanda. Gejala baru muncul ketika sel kanker sudah makin berkembang dan mulai menyerang sel tubuh. Gejala yang muncul pun bervariasi, tergantung jenis leukemia yang diderita. Namun, secara umum keluhan yang dialami penderita leukemia adalah:<\/p>\n<ul>\n<li>Demam\u00a0dan menggigil<\/li>\n<li>Lelah yang tidak hilang meski sudah beristirahat<\/li>\n<li>Berat badan turun drastis<\/li>\n<li>Gejala\u00a0anemia<\/li>\n<li>Bintik merah di kulit<\/li>\n<li>Mimisan<\/li>\n<li>Tubuh mudah memar<\/li>\n<li>Keringat berlebihan (terutama pada malam hari)<\/li>\n<li>Mudah terkena infeksi<\/li>\n<li>Muncul benjolan di leher akibat\u00a0pembengkakan kelenjar getah bening<\/li>\n<li>Perut terasa tidak nyaman akibat organ hati dan\u00a0limpa membengkak<\/li>\n<\/ul>\n<p>Gejala yang lebih berat dapat muncul apabila sel\u00a0kanker\u00a0menyumbat pembuluh darah di organ tertentu. Gejala yang dapat muncul meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li>Sakit kepala hebat<\/li>\n<li>Mual dan muntah<\/li>\n<li>Otot hilang kendali<\/li>\n<li>Nyeri tulang<\/li>\n<li>Linglung<\/li>\n<li>Kejang<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>SUMBER : <\/strong><\/p>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/leukemia\">https:\/\/www.alodokter.com\/leukemia<\/a><\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/gooddoctor.co.id\/parenting\/kesehatan-anak\/leukimia-pada-anak\/\">https:\/\/gooddoctor.co.id\/parenting\/kesehatan-anak\/leukimia-pada-anak\/<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa Itu Leukemia Leukemia adalah kanker darah akibat tubuh terlalu banyak memproduksi sel darah putih abnormal. Leukemia dapat terjadi pada orang dewasa dan anak-anak. Sel darah putih merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh yang diproduksi di dalam sumsum tulang. Ketika fungsi sumsum tulang terganggu, maka sel darah putih yang dihasilkan akan mengalami perubahan dan tidak &#8230;.&nbsp;&nbsp;<a class=\" default\" href=\"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/2024\/03\/20\/leukimia-penyakit-kanker-darah-yang-mematikan\/\">Read More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[13,6],"tags":[60,64,62,59,61,63],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4361"}],"collection":[{"href":"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4361"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4361\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4361"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4361"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rsbhayangkarabanjarmasin.co.id\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4361"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}